Langsung ke konten utama

D. KARAKTERISTIK OBJEK

 A. Enkapsulasi (Encapsulation) 

Data dan prosedur/fungsi dikemas bersama-sama dalam suatu objek, sehingga prosedur/fungsi lain dari luar tidak dapat mengaksesnya..Data terlindung dari prosedur atau objek lain kecuali prosedur yang berada dalam objek tersebut.Merupakan pembatasan ruang lingkup program terhadap data.Enkapsulasi memungkinkan objek untuk digunakan sebagai komponen modular di mana saja dalam sistem, karena objek mengirim dan menerima pesan tetapi tidak mengubah metode internal objek lain. 

B. Pewarisan (Inheritance) 

Pewarisan adalah salah satu pembeda utama antara sistem konvensional dan sistem berbasis objek. Subkelas Y mewarisi semua atribut dan operasi- operasi yang terkait dengan superkelas X. Ini berarti semua struktur dan algoritma data yang secara orisinal dirancang dan diimplementasikan untuk X segera tersedia untuk Y  Perubahan apa pun pada atribut-atribut atau operasi- operasi yang dimuat ke dalam sebuah superkelas, akan diwarisi oleh semua subkelas. 

C. Polimorfis (Polymorphism) Merupakan konsep yang menyatakan bahwa sesuatu yang sama dapat mempunyai bentuk dan perilaku berbeda. Polimorfis juga mempunyai arti bahwa operasi yang sama mungkin mempunyai perbedaan dalam kelas yang berbeda. Polimorfis sangat mengurangi usaha yang diperlukan untuk memperluas perancangan sistem berorientasi objek 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

F. PENDEKATAN PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR

  Karakteristik Pendekatan Berorientasi Prosedur/Fungsi:  a. Penekanan pada sesuatu yang harus dikerjakan (algoritma pemecahan masalah)  b. Program berukuran besar dipecah menjadi programprogram yang lebih kecil  c. Kebanyakan fungsi/prosedur berbagi data global  d. Data bergerak secara bebas dalam sistem dari satu fungsi ke fungsi yang lain yang terkait  e. Fungsi-fungsi mentransformasi data dari satu bentuk ke bentuk yang lain  f. Menggunakan pendekatan top-down Struktur Umum Pemrograman Terstruktur Hubungan Data dan Fungsi pada Pemrograman Terstruktur 

3.PENGUJIAN ISI

  Pengujian isi menggabungkan baik peninjauan maupun pembuatan test case yang dapat dilaksanakan  A. Tujuan Pengujian Isi  Untuk mengungkap kesalahan sintak dengan memeriksa ejaan dan tata bahasa otomatis  Untuk mengungkap kesalahan semantik yang fokus pada informasi pada setiap isi objek  Untuk mencari kesalahan dalam pengaturan atau struktur isi dalam susunan dan hubungan yang tepat Contoh: Penulisan sintak yang salah, dapat memberikan semantik yang berbeda  B. Pengujian Basis Data Pengujian basis data menjadi sulit dikarenakan:  a. Permintaan dari client jarang disajikan dalam bentuk yang dapat dimasukkan ke sistem manajemen basis data  b. Basis data dapat berada jauh dari server  c. Data mentah yang diperoleh dari basis data harus dikirim ke server aplikasi web dan diformat dengan benar untuk pengiriman selanjutnya kepada client  d. Objek isi yang bersifat dinamis harus dikirim ke client dalam bentuk yang dapat ditampilkan kepada end...

4.PENGUJIAN ANTARMUKA

  Untuk memastikan bahwa script yang benar dibangun untuk setiap permintaan user dan benar dikirimkan ke server. Verifikasi dan validasi antarmuka user terjadi pada:  a. Model antarmuka memastikan bahwa telah sesuai dengan kebutuhan stakeholder dan elemen lain. b. Model perancangan antarmuka ditinjau untuk memastikan bahwa kriteria kualitas generik telah ditetapkan untuk semua antarmuka.  c. Selama pengujian fokus pada interaksi user.  A. Strategi Pengujian Antarmuka Langkah-langkahnya:  1. Fitur-fitur antarmuka diuji seperti jenis huruf, warna, gambar, border, tabel dll  2. Mekanisme antarmuka diuji dengan cara yang sama dengan pengujian unit, misalnya pengujian untuk keranjang belanja pada e-commerce, isi streaming, penulisan script dll  3. Mekanisme antarmuka diuji dalam konteks penggunaan use case untuk kategori user tertentu  4. Antarmuka lengkap diuji terhadap test case terpilih  5. Antarmuka diuji dalam berbagai lingkungan Contoh pengg...