Langsung ke konten utama

3.PENGUJIAN ISI

 Pengujian isi menggabungkan baik peninjauan maupun pembuatan test case yang dapat dilaksanakan

 A. Tujuan Pengujian Isi 

Untuk mengungkap kesalahan sintak dengan memeriksa ejaan dan tata bahasa otomatis  Untuk mengungkap kesalahan semantik yang fokus pada informasi pada setiap isi objek  Untuk mencari kesalahan dalam pengaturan atau struktur isi dalam susunan dan hubungan yang tepat Contoh: Penulisan sintak yang salah, dapat memberikan semantik yang berbeda 

B. Pengujian Basis Data Pengujian basis data menjadi sulit dikarenakan: 

a. Permintaan dari client jarang disajikan dalam bentuk yang dapat dimasukkan ke sistem manajemen basis data 

b. Basis data dapat berada jauh dari server 

c. Data mentah yang diperoleh dari basis data harus dikirim ke server aplikasi web dan diformat dengan benar untuk pengiriman selanjutnya kepada client 

d. Objek isi yang bersifat dinamis harus dikirim ke client dalam bentuk yang dapat ditampilkan kepada end user Pengujian Basis Data (Lanjutan) Pengujian basis data harus memastikan bahwa: 

a. Informasi yang valid dilewatkan antara client dan server dari lapisan antarmuka 

b. Proses aplikasi web menuliskan ekstraksi atau format data user dengan baik dan benar 

c. Data user diberikan dengan tepat untuk fungsi transformasi data pada sisi server yang membentuk query yang sesuai 

d. Query yang dilewatkan ke layer manajemen data yang berkomunikasi dengan rutin-rutin akses basis data terletak di komputer lain.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

2. KONSEP PENGUJIAN UNTUK APLIKASI WEB

  A. Dimensi Kualitas Kualitas dievaluasi dengan menerapkan serangkaian tinjauan teknis yang melihat berbagai elemen dari model perancangan dan dengan menerapkan proses pengujian. Atribut Dimensi Kualitas  1. Isi (content) Dievaluasi di tingkat sintak dan semantik. Pada tingkat sintak dokumen berbasis teks diuji dalam hal ejaan, tanda baca dan tata bahasa. Pada tingkat semantik aspek yang dinilai adalah kebenaran informasi yang disajikan, konsistensi di seluruh objek isi dan objek terkait, dan rendahnya ambiguitas  2. Fungsi Diuji untuk menemukan kesalahan yang menunjukkan ketidaksesuaian dengan persyaratan customer  3. Struktur Dinilai untuk memastikan bahwa aplikasi web benarbenar menyediakan isi dan fungsi aplikasi web Atribut Dimensi Kualitas (Lanjutan)  4. Kegunaan Diuji untuk memastikan bahwa setiap kategori user didukung oleh antarmuka yang user friendly serta menerapkan semua sintak dan semantik navigasi yang diperlukan  5. Kemampuan untuk dapat din...

F. PENDEKATAN PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR

  Karakteristik Pendekatan Berorientasi Prosedur/Fungsi:  a. Penekanan pada sesuatu yang harus dikerjakan (algoritma pemecahan masalah)  b. Program berukuran besar dipecah menjadi programprogram yang lebih kecil  c. Kebanyakan fungsi/prosedur berbagi data global  d. Data bergerak secara bebas dalam sistem dari satu fungsi ke fungsi yang lain yang terkait  e. Fungsi-fungsi mentransformasi data dari satu bentuk ke bentuk yang lain  f. Menggunakan pendekatan top-down Struktur Umum Pemrograman Terstruktur Hubungan Data dan Fungsi pada Pemrograman Terstruktur 

3. PENGUJIAN BLACK BOX

  Disebut juga pengujian perilaku.  Pengujian black box memungkinkan untuk membuat beberapa kumpulan kondisi input yang akan melakukan semua kebutuhan fungsional untuk program.  Kategori kesalahan pada pengujian black box:  a. Fungsi yang salah atau hilang  b. Kesalahan antarmuka  c. Kesalahan struktur data atau akses basis data eksternal  d. Kesalahan perilaku atau kinerja  e. Kesalahan inisialisasi dan penghentian